"Jawaban Mario Teguh Atas Tudingan Tak Akui Anak Kandung" - Mario Teguh sedang menjadi perbincangan akibat pengakuan seorang pria bernama Ario Kiswinar Teguh. Mario disebut Ario sebagai ayah kandungnya namun tak diakui lagi sejak ia berusia 13 tahun.
![]() |
Dalam sebuah acara talkshow, Ario menunjukkan bukti berupa foto dan Kartu Keluarga (KK). Dalam KK itu tertulis nama asli Mario Teguh, Sis Maryono Teguh, yang menikah dengan wanita bernama Aryani Seonarto dengan nama di Kartu Keluarga (KK) tertulis Aryani Teguh.
Keduanya menikah di Malang, Jawa Timur, dan melahirkan Ario di Jakarta, 29 April 1986. Sayangnya, kedua insan itu bercerai dan sejak 13 tahun lalu Mario menyatakan bahwa Ario bukanlah anaknya.
Atas pengakuan ini, Mario belum memberi keterangan langsung dari mulutnya. Meski demikian, ia memberi pernyataan keras melalui sebuah petuah di akun Instagramnya.
⠀
"Om Mario, saya bercerai karena istri saya memberikan anak dari laki-laki lain, apakah saya harus beritahu semua relasi?
Jangan itu aib keluarga, lebih baik anda simpan sendiri.
Sampai kapan?
⠀
Sampai Tuhan memberi tanda 'Sekarang waktunya'."
⠀
Foto yang diunggahnya pada, Selasa, 8 September 2016 itu disertai caption, "No caption necessary." Tak lama setelah itu, pria kelahiran Makassar, Sulawesi Selatan, itu kembali mengunggah foto yang berisi petuah bijaksana.
Mario dihujat setelah Ario menyatakan dalam sebuah acara talkshow bahwa tadinya masalah ia tak diakui anak adalah rahasia internal keluarga. Tapi tiba-tiba berkas-berkas adminitrasi pribadinya tersebar di media sosial.
Selain itu, ada klarifikasi dari pihak Mario bahwa anak kandungnya hanyalah dua orang dan tak menyebut nama Ario.
⠀
"Well, since itu secara publik dikeluarkan, I have to stand for myself (saya harus membela diri) dan juga buat Mama," kata Ario.
Lebih menyakitkan lagi, Ario yang terakhir bertemu di saat usia 17 tahun, sempat meminta bantuan uang untuk kuliah lewat telepon.
⠀
"Besoknya dia nelpon dan mengatakan 'ngga usah cari Papa.' Yup, itu katanya. That's a fact (itu faktanya)." ujar Ario.
